Resep Pepes Telur Ikan
Telur ikan yang punya citarasa gurih sekaligus unik ini akan semakin sedap bila diolah jadi pepes. Bumbu pepes memadukan aneka bumbu dan rempah aromatik yang bisa ‘menutup’ amis dari telur ikan.

Bahan-bahan
6 porsi
Langkah-langkah
- Cuci bersih telur ikan. Bagi jadi 6 bagian. Sisihkan.
- Dalam wadah, campur bumbu halus bersama potongan cabai merah, cabai rawit, tomat, daun kemangi, daun salam, daun jeruk, serai, lengkuas, kocokan telur, dan gula. Aduk rata. Bagi jadi 6 bagian. Sisihkan.
- Siapkan panci kukusan di atas kompor. Tambahkan air dan masak hingga airnya mendidih.
- Ambil 2 lembar daun pisang lalu tumpuk satu sama lain. Taruh 1 bagian telur ikan dan bumbunya. Gulung daun pisang, bentuk seperti lontong, dan sematkan kedua ujungnya dengan tusuk gigi. Lakukan hingga adonan habis.
- Kukus pepes selama 30 menit hingga matang. Angkat.
- Siap disajikan.
- 1. Bila suka pedas, takaran cabai bisa disesuaikan dengan selera. 2. Sesaat sebelum disajikan, bakar pepes sebentar di atas bara api agar aromanya lebih keluar.
💰 Estimasi Harga
Total Bahan
Rp 1.645.420
Rp 1.645.420
Per Porsi
Rp 274.237/porsi
Rp 274.237/porsi
🏠 Lebih Hemat
~Rp 3.290.840 dari beli jadi!
~Rp 3.290.840 dari beli jadi!
📋 Rincian Harga Bahan (79% bahan terdeteksi)
| Bahan | Jumlah | Subtotal |
|---|---|---|
| Telur ikan | 250 gram | Rp 7.000 |
| Cabai merah besar | 2 buah | Rp 15.000 |
| Cabai rawit | 10 buah | Rp 90.000 |
| Tomat merah | 2 buah | Rp 3.600 |
| Kemangi | 1 ikat | Rp 3.000 |
| Daun salam | 3 l | Rp 750.000 |
| Daun jeruk | 3 l | Rp 750.000 |
| Serai | 2 batang | Rp 300 |
| Lengkuas | - | - |
| Telur | 1 butir | Rp 1.680 |
| Gula pasir | 1 sdm | Rp 240 |
| Daun pisang | - | - |
| Tusuk gigi | - | - |
| Bawang merah | 6 butir | Rp 12.600 |
| Bawang putih | 4 siung | Rp 800 |
| Kemiri | 2 butir | Rp 3.600 |
| Cabai merah besar | 1 buah | Rp 7.500 |
| Jahe | - | - |
| Garam | 1 sdt | Rp 100 |
*Harga pasar perkiraan, bisa berbeda di daerah Anda
Asisten Resep
Tanyakan apa saja tentang resep ini



















Komentar
Memuat komentar...